Klik logo di atas untuk melihat materi

Materi: Menjaga Kesucian Diri

Menjaga kesucian diri adalah tanggung jawab penting bagi setiap wanita, terutama dalam konteks nilai-nilai agama dan sosial. Kesucian bukan hanya sekadar aspek fisik, tetapi juga mencakup integritas moral dan spiritual. Dengan menjaga kesucian, wanita menunjukkan penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain, menciptakan lingkungan yang positif, serta menjaga kehormatan keluarga.

Selain itu, kesucian dapat berkontribusi pada keharmonisan hubungan sosial dan spiritual, serta menghindari dampak negatif dari perilaku yang tidak sesuai. Dalam Islam, menjaga kesucian adalah bentuk ketaatan kepada Allah, yang pada gilirannya akan membawa kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup.

Oleh karena itu kita sebagai wanita harus bisa menjaga kesucian dirinya. Karena dalam ajaran Islam, sebelum melakukan beberapa ibadah, terutama shalat, kita diwajibkan untuk bersuci terlebih dahulu. Hal ini karena Islam mengajarkan umatnya untuk selalu menjaga kebersihan, baik secara fisik maupun spiritual.

Kebersihan sangat penting dalam konteks ibadah yang paling utama dalam Islam, yaitu shalat. Shalat adalah bentuk komunikasi spiritual dengan Tuhan. Oleh karena itu, menjaga kesucian adalah syarat yang harus dipenuhi sebelum kita memasuki momen penting dalam beribadah tersebut.

Lalu apa yang dimaksud bersuci itu? Yuk kita simak penjelasan terkait permasalahan tersebut.

والطهارة: بفتح الطاء تستعمل من حيث اللغة بإزاء النظافة والتنقي من الأدناس الحسية كالأنجاس والمعنوية كالمآثم يقال: ثوب طاهر ونفس طاهرة
Artinya: "Thahārah" (طهارة) dengan fathah (tanda baca a) pada huruf ṭāʼ digunakan dalam bahasa dari segi makna kebersihan dan pembersihan dari kotoran, baik kotoran yang bersifat inderawi seperti najis, maupun yang bersifat maknawi seperti dosa. Misalnya dikatakan: pakaian yang suci dan jiwa yang suci.